FILM PULAU PLASTIK

Isu sampah plastik di Indonesia diangkat menjadi sebuah isu dalam film dokumenter berjudul Pulau Plastik. Dalam film ini, Tiza Mafira terpilih menjadi salah satu yang memaparkan hal-hal apa saja yang diperlukan untuk dapat mengatasi sampah plastik yang ada di Indonesia melalui kebijakan dan kampanye publik.

Emmy Awards Untuk Film Dokumenter “THE STORY OF PLASTICS”

Keuntungan menjadi organisasi dengan isu yang sangat spesifik adalah memudahkan orang-orang yang memiliki kepedulian yang sama untuk mencari lembaga yang bisa memberikan mereka wadah untuk ikut berkontribusi. Ini adalah salah satu privilese yang GIDKP miliki, yaitu menjadi berbeda sebagai organisasi lingkungan hidup. Walau tidak terlihat mainstream, upaya GIDKP mendapatkan perhatian dari lembaga negara yaitu Kementerian […]

UN OCEAN Hero Untuk Tiza Mafira

Tiza Mafira mendapatkan penghargaan Ocean Hero pada tahun 2018 oleh United Nations Environmental Program atas dasar kemenangan petisi #pay4plastic yang memberikan dampak pengurangan kantong plastik di retail modern sebesar 55 persen dengan diberlakukannya Uji Coba Kantong Plastik Tidak Gratis. Setelah uji coba tersebut, muncul banyaknya peraturan pelarangan kantong plastik di beberapa daerah di Indonesia.

Tiza Mafira

Executive DirEctor

Tiza has led Diet Plastik Indonesia, and co-founded it, since 2013. She feels grateful that the environmental law knowledge she learned in college can be used to make changes. In her spare time, Tiza enjoys making doll houses out of cardboard for her children and doing water sports. Tiza is an alumna of the Faculty of Law, University of Indonesia (2002) and Harvard Law School (2010).

Tiza Mafira

Executive DirEctor

Tiza memimpin Dietplastik Indonesa, dan turut mendirikannya, sejak 2013. Ia merasa bersyukur ilmu hukum lingkungan yang dipelajarinya ketika kuliah dapat digunakan untuk membuat perubahan. Pada waktu senggang, Tiza senang membuat rumah boneka dari kardus untuk anak-anaknya dan melakukan olahraga air. Tiza adalah alumna Fakultas Hukum Universitas Indonesia (2002) dan Harvard Law School (2010).