Laporan Kajian Pembelajaran Analisis Regulasi Pembatasan Plastik Sekali Pakai di Indonesia

Laporan ini disusun oleh Dietplastik Indonesia bersama sejumlah organisasi anggota Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memengaruhi efektivitas monitoring dan evaluasi (monev) kebijakan pembatasan plastik sekali pakai (PSP), serta kesenjangan antara desain kebijakan dan praktik implementasinya di tingkat daerah. Analisis dilakukan melalui telaah terhadap 101 peraturan pembatasan PSP, survei pada 30 Dinas Lingkungan Hidup terkait pelaksanaan monev, serta uji coba dan perbandingan metode monev di empat daerah studi kasus: DKI Jakarta, Kota Bogor, Provinsi Bali, dan Kota Kediri. Temuan dari ketiga pendekatan ini digunakan untuk merumuskan pembelajaran dan rekomendasi penguatan desain kebijakan dan monev yang lebih kontekstual dan aplikatif.

Bagikan

Tiza Mafira

Executive DirEctor

Tiza has led Diet Plastik Indonesia, and co-founded it, since 2013. She feels grateful that the environmental law knowledge she learned in college can be used to make changes. In her spare time, Tiza enjoys making doll houses out of cardboard for her children and doing water sports. Tiza is an alumna of the Faculty of Law, University of Indonesia (2002) and Harvard Law School (2010).

Tiza Mafira

Executive DirEctor

Tiza memimpin Dietplastik Indonesa, dan turut mendirikannya, sejak 2013. Ia merasa bersyukur ilmu hukum lingkungan yang dipelajarinya ketika kuliah dapat digunakan untuk membuat perubahan. Pada waktu senggang, Tiza senang membuat rumah boneka dari kardus untuk anak-anaknya dan melakukan olahraga air. Tiza adalah alumna Fakultas Hukum Universitas Indonesia (2002) dan Harvard Law School (2010).